Pembagian Hasil Produksi


Pembagian Hasil Produksi

Pembagian Hasil ProduksiPembagian Hasil Produksi

Dalam pandangan ekonomi Kapitalis hasil produksi bergantung atas kepemilikan harta, maka semakin banyak yang dimikili semakin banyak hasil yang diperoleh. Hal ini yang menyebabkan kesenjangan social yang terjadi di masyarakat, karena hanya uang hanya berputar di kalangan beberapa orang saja.

Menurut para ekonom Sosialis hasil produksi bergantung pada usaha masing-masing, semakin banyak usaha yang dilakukan semakin banyak pendapatan yang dihasilkan. Maka akan berbeda-beda pada setiap orangnya.

Menurut pandangan Islam pendistribusian hasil kekayaan yang dimiliki Negara disesuaikan tergantung pada kebutuhan, kemudian hasil kerja dan terakhir adalah sesuai dengan kepemilikan. Maka Islam memerintahkan kepada Negara untuk menjamin kebutuhan setiap anggota masyarakat dengan mensyariatkan zakat yang diambil dari golongan kaya dan diberikan kepada para fakir miskin.

Kesimpulan yang bisa diambil adalah ekonomi Islam berbeda dengan ekonomi Kapitalis maupun Sosialis, karena Islam mengabungkan diantara keduanya. Islam menghormati kepemilikan individu dengan dibatasai batasan jelas yang diatur oleh syariah. Islam juga membolehkan Negara mengatur bentuk perekonomian yang ada dengan tidak merugikan pihak manapun.

  1. Pendapat Ekonom Barat

Ditengah ketidak pahaman umat Muslimin terhadap system ekonomi Islam dan bahkan terkesan lebih membanggakan system ekonomi yang di anut oleh Barat, beberapa pakar ekonomi Barat justru mempunyai beberapa pendapat bebeda. Mereka dengan yakin menyatakan bahawa system ekonomi Islam adalah satu-satunya system ekonomi yang bisa menjawab semua permasalahan yang ada.

  1. Jack Austry, salah satu pakar ekonomi di Prancis setelah mendalami tentang ekonomi Islam dengan segala keharmonisannya dalam penggabungan kepentingan individu maupun kepentingan umum, berpendapat dalam salah satu tulisannya yang dipopulerkan tahun 1961 M dengan judul “Islam dalam Mengahadapi Perkembangan Ekonomi” akhirnya berkesimpulan “ Bahwa pertumbuhan ekonomi bukan hanya terbatas dengan dua system ekonomi yang dikenal dengan mazhab Kapilatis maupun Sosialalis. Namun disana ada system ekonomi ke tiga yang paling benar, yaitu system ekonomi Islam. “ Ia berpendapat, bahawa dengan diterapkannya system ketiga ini maka akan tercapai semua kebutuhan umat manusia.
  2. Louis Gardet salah satu misnionaris Barat dalam bukunya Cite Musulmane, dan seorang konsultan bernama Rayamond Charles dalam bukunya Le Droit Muslman menyimpulkan akan pentingnya kembali kepada semua ajaran Islam untuk mencapai kebahagiaan disemua bidang khusunya dalam bidang ekonomi.

Perbandingan Ekonomi Islam dengan Ekonomi Konvensional