Syarat-syarat Hadhanah dan Hadhin


Syarat-syarat Hadhanah dan Hadhin

  1. Berakal sehat
  2. Dewasa atau baligh. Hal ini karena anak kecil meskipun sudah mumayyiz, tetap membutuhkan orang lain yang mengurusnya dan mengasuhnya
  3. Mampu mendidik. Bukan orang yang sakit ataupun mempunyai kekurangn pada jasmaninya, seperti orang buta, ataupun oreng yang memiliki penyakit menular
  4. Amanah dan berbudi, sebab orang yang curang tidak dapat dipercaya untuk menunaikan kewajibannya dengan baik.[12]
  5. Orang yang tetap dalam Negri anak didikannya[13]
  6. Tidak terikat dengan satu pekerjaan yang menyebabkan ia tidak melakukan hadhanah dengan baik
  7. Hendaklah ia seorang mukalaf, yaitu orang yang balig, berakal, dan tidak terganggu ingatannya
  8. Hendaklah mempunyai kemampuan untuk melakukan hadhanah
  9. Hendaklah dapat menjamin pemeliharaan dan pendidikan anak, terutama yang berhubungan dengan budi pekerti
  10. Hendaklah orang yang melakukan hadhanah tidak bersuamikan laki-laki yang tidak ada hubungan mahram dengan si anak
  11. Hadhanah hendaklah orang yang tidak membenci si anak
  12. Diharapkan hadhanah memiliki persamaan agama dengan si anak, kerena jika seorang hadhanah orang non muslim, dikhawatirkan ia akan memalingkan si anak dari agama islam.[14]Sebab hadhanah merupakan masalah perwalian. Sedangkan Allah tidak membolehkan seorang mukmin dibawah perwalian orang kafir.

Allah SWT. berfirman:

الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِنْ كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِنَ اللَّهِ قَالُوا أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ وَإِنْ كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُوا أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلا

“…dan Allah sekali-kali tidak akan member jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang beriman.” (QS. An-Nisa: 141).

Golongan Hanafi, Ibnu Qasim, Maliki serta Abu Saur berpendapat bahwa hadhanah tetap dapat dilakukan oleh pengasuh yang kafir, sekalipun si anak kecil itu muslim, sebab hadhanah tidak lebih dari menyusui dan melayani anak kecil.

Golongan Hanafi meskipun menganggap bahwa orang kafir boleh menangani hadhanah, tetapi mereka juga menetapkan syarat-syaratnya, yaitu bukan orang kafir murtad.hal ini karena orang kafir murtad menurut golongan Hanafi berhak dipenjarakan sampai ia mau bertobat dan kembali kepada islam, atau mati didalam penjara. Karena itu ia tidak boleh diberi kesempatan untuk mengasuh anak kecil. Tetapi jika ia sudah bertobat dan kembali masuk islam, maka kembali juga ia diperbolehkan untuk melakukan hadhanah.[15]

 

Sumber :

https://nashatakram.net/zanco-tiny-t1-ponsel-terkecil-di-dunia/