SEJARAH DEMOKRASI PANCASILA


SEJARAH DEMOKRASI PANCASILA

SEJARAH DEMOKRASI PANCASILA

SEJARAH DEMOKRASI PANCASILA

Demokrasi Pancasila tidaklah lahir begitu saja

Melainkan ada sejarah yang mengitarinya. Adapun era demkrasi Pancasila ini diawali dengan adanya suatu peristiwa sejarah yang kelam dalam kehidupan Negara ini. Sejarah tersebut adalah Gerakan 30 September atau biasa disingkat menjadi G30S PKI. Dan gerakan ini ternyata membawa perubahan tersendiri di berbagai bidang Negara ini.

Demokrasi ini muncul sesudah adanya era demokrasi terpimpin yang digagas oleh predisen Soekarno. Era Demokrasi Terpimpin sendiri terbilang tidak begitu lama karena demokrasi ini menunjukkan ketidakberhasilan dalam berbagai sektor, khususnya dari sisi kekuatan sosial dan politik. Karena itu, akhirnya demokrasi terpimpin tidak lagi digunakan dan diganti dengan demokrasi pancasila.

Kemudian, Seoharto pun mengambil alih kekuasaan presiden Soekarno. Inilah yang memandai perubahan era dari yang dikenal dengan orde lama menjadi orde baru. Sejak saat itulah periode era demokrasi Pancasila diawali. Pemerintahan Soeharto dikenal sebagai periode pertama demokrasi Pancasila karena pada masa ini Pancasila, UUD 1945 dan MPR menjadi dasar secara formal pemerintahan Indonesia.

Bahkan, langkah pertama yang diambil di masa orde baru adalah merekonstruksi sistem demokrasi yang terdapat di Indonesia. Bahkan, di era ini ada tujuan melakukan perbaikan terhadap cita-cita demokrasi di Indonesia yang dianggap melenceng. Hal ini dibuktikan dengan era presiden Soekarno yang terkesan diktator. Hal ini wajar saja karena demokrasi terpimpin menjadikan kepala Negara sebagai pusat.

Sebagai upaya untuk memperbaiki demokrasi Indonesia menjadi demokrasi Pancasila, era orde baru melakukan penghapusan kepada beberapa keputusan MPR. Selain itu, juga mengembalikan fungsi serta kontrol dari berbagai lembaga serta kabinet Negara. Sehingga, presiden tidak lagi memiliki kekuasaan mutlak sebagaimana yang terjadi di era orde lama.

Periode demokrasi Pancasila ini telah menunjukkan berbagai keberhasilan, seperti di bidang politik. Demokrasi Pancasila di awal-awal telah terbukti berhasil melakukan agenda pemilihan umum yang berjalan dengan sangat teratur, mulai tahun 1977-1997. Dan hal ini juga sudah ditetapkan di dalam UUDF 1945. Hal ini dimulai sejak satu tahun sesudah Soeharto diangkat menjadi presiden.

Slogan yang dimiliki oleh pemerintah orde baru adalah pelaksanaan secara konsisten terhadap UUD 1945 dan pengamalan Pancasila secara murni. Akhirnya, kondisi ekonomi dan juga politik di Indonesia menjadi lebih stabil. Namun, ternyata lambat laun hal ini memunculkan dominasi tersendiri bagi kekuasaan Seoharto. Kebebasan rakyat menjadi dibatasi dan dominasi dari militer juga sangat tinggi.

Akhirnya, rezim Soeharto menjadi rezim yang otoriter dank eras. Bahkan, lambat laun terjadi korupsi dan sebagainya. Akhirnya hal ini kemudian disadari oleh rakyat bahwa ternyata demokrasi Pancasila tidak dipraktikan dengan baik. Akhirnya rezim Soeharto digulingkan pada 1998.


Sumber: https://www.tawakaltourtravel.co.id/driving-quest-apk/