Struktur Uterus


Struktur Uterus

Table of Contents

Struktur Uterus

Struktur Uterus

  1. Endometrium

Merupakan lapisan selaput lendir yang disusun oleh jaringan epitel, kelenjar dan banyak pembuluh darah. Epitel penyusunnya adalah epitel selapis silindris, banyak kelenjar yang memproduksi lendir pada bagian ini. Dua pertiga bagian ats dari uterus dalam dilapisi oleh epitel silindris dengan selaput lendir, sedangkan bagian sepertiga bawahnya dilapisi oleh epitel berlapis gepeng yang menyatu dengan epiter vagina. Endometrium merupakan lapisan yang memegang peran penting selama proses menstruasi (haid). Dinding endometrium inilah yang akan luruh bersamaan dengan sel ovum matang yang tidak dibuahi saat masa menstruasi.


  1. Myometrium

Myometrium merupakan lapisan otot yang disusun oleh kumpulan otot polos. Bagian dalam lapisan ini kebanyakan disusun oleh otot yang berbentuk sirkuler (melingkar), sedangkan bagian luarnya berbentuk longitudinal, dan diantara kedua lapisan tersebut terdapat lapisan oblik (lapisan paling kuat dan mengandung banyak pembuluh darah). Myometrium merupakan lapisan dinding yang paling tebal dari uterus. Fungsinya juga sangat penting pada masa pertumbuhan dan perkembangan janin.


  1. Perimetrium

Perimetrium merupakan lapisan terluar dari uterus, lapisan ini juga sering disebut dengan lapisan serosa. Perimetrium Merupakan membran berlapis ganda yang akan berlanjut ke abdomen dan disebut peritoneum.


Uterus sebenarnya terapung didalam rongga pelvis, untuk mendukung posisinya tersebut ada beberapa jaringan ikat dan ligamentum yang menjadi penyokongnya sehingga dapat terfikasasi dengan baik, berikut ini ialah beberapa ligamen tersebut:

  1. Ligamentum Kardinale Sinistrum Et Dekstrum
    Merupakan ligamentum terpenting yang mencegah uterus agar tidak turun, Ligamentum ini terdiri dari jaringan tebal yang berjalan dari serviks dan puncak vagina menuju arah samping dinding perlvis.
  2. Ligamentum Sakro Uterinum Sinistrum Et Dekstrum
    Ligamentum ini berfungsi untuk menahan uterus agar tidak terlalu banyak bergerak, baik ke kiri maupun ke kanan.
  3. Ligamentum Rotundum Sinistrum Et Dekstrum
    Ligamentum yang mempertahankan uterus dalam posusunya dari sudut fundus uteri kiri ke kanan. Pada masa kehamilan seorang wanita biasanya merasa sakit saat berdiri di daerah pangkal paha karena tarikan dari ligamentum rotundum yang berkontraksi.
  4. Ligamentum Latum Sinistrum Et Dekstrum
    Sebenarnya ligamentum ini tidak banyak membantu dalam fiksasi uterus, ia merupakan bagian dari peritoneum yang meliputi uterus dan tuba falloppi dan berbentuk sebagai lipatan.
  5. Ligamentum Infundibulo Pelvikum
    Ligamentum yang memfiksasi tuba fallopi danovarium ke dinding pelvis.

Baca Juga :