Peranan Tabungan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi


Peranan Tabungan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Peranan Tabungan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Peranan Tabungan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Mengikuti kerangka pemikiran dari model Harrod

Domar, di dalam suatu ekonomi tertutup (tanpa sektor luar negeri) dalam kondisi full employment, dan tanpa mobilitas kapital , tabungan menjadi sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi, yang mekanismenya lewat pertumbuhan investasi (saving-investment link). Oleh karena itu investasi dapat dikatakan sebagai fungsi dari tabungan I = f (S).

Semakin tinggi tingkat tabungan yang dapat diciptakan, semakin besar kemampuan negara untuk melakukan investasi. Selanjutnya, peningkatan investasi menambah lebih banyak lagi kapital dan lewat proses multiplier menghasilkan laju pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan per kapita yang lebih tinggi. Dengan rasio S/Y tetap tidak berubah, peningkatan pendapatan menambah kemampuan masyarakat untuk menabung, dan seterusnya.

Suatu ekonomi yang terbuka, peningkatan tabungan domestik tidak harus membuat investasi juga meningkat, atau dalam perkataan lain tabungan domestik tidak langsung ditransfer ke investasi. Dengan mobilitas kapital yang tinggi (tidak ada hambatan terhadap arus modal masuk dan keluar), tabungan dan investasi masing-masing berdiri sendiri, tidak saling mempengaruhi. Meskipun dengan tabungan tetap, investasi domestik dapat meningkat karena adanya modal masuk dari luar negeri.

Namun studi-studi empiris yang ada menunjukkan adanya hubungan yang positif antara tabungan dan investasi. Hal ini didasarkan kepada beberapa alasan. Pertama, peningkatan produktivitas dan shocks lainnya memberikan efek yang sama terhadap tabungan dan investasi yang diinginkan, sekalipun dalam kondisi di mana mobilitas kapital antar negara sempurna.

Kedua, peningkatan tabungan domestik akan membuat investasi meningkat , terutama di negara besar. Ketiga, capital control melindungi sumber pajak domestik dan neraca pembayaran luar negeri (Balance Of Payment = BOP) sehingga mengurangi kemungkinan defisit BOP. Terakhir, biaya transaksi yang tinggi untuk membeli sekuritas dan investasi di luar negeri, risiko perubahan nilai tukar, dan keterbatasan informasi antar negara mengenai investasi membuat tabungan domestik tidak begitu saja lari ke luar negeri untuk maksud investasi.

Hubungan antara pertumbuhan GDP dan tingkat tabungan tidak hanya positif tetapi juga signifikan. Dengan kemajuan teknologi dan akumulasi SDM (human capital) pertumbuhan tabungan lewat efek investasi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara permanen. Tabungan dan pendapatan mempunyai hubungan dua arah (casual link) : pendapatan meningkat tabungan meningkat pertumbuhan ekonomi pendapatan meningkat.


Baca Juga :