Penargetan adalah kelompok konsumen yang merupakan tujuan perusahaan ketika membeli produk yang dipasarkan. Target pasar juga dapat diartikan sebagai sekelompok pembeli dengan karakteristik yang sama yang membuat pasar independen. Untuk menentukan target pasar, perusahaan harus dengan hati-hati meninjau segmen mana yang termasuk dan ukuran segmen mana.

Banyak pihak masih bingung dengan segmentasi pasar dan target pasar karena mereka terlihat sama pada pandangan pertama. Perbedaan utama, bagaimanapun, adalah bahwa segmentasi pasar terdiri dari konsumen yang berbeda (heterogen) dalam kelompok dengan kelompok sasaran yang berbeda untuk berbagi properti yang sama. Target pasar menentukan kelompok konsumen mana yang dilayani.

Arahkan atau tetapkan target pasar yang ingin Anda targetkan. Penargetan mengevaluasi minat segmen pasar yang berbeda dan kemudian menentukan segmen pasar mana yang Anda targetkan. Target pasar adalah kelompok yang dipilih oleh perusahaan sebagai pelanggan potensial dengan fokus dan segmentasi.

Keuntungan dari target pasar

Dengan menggunakan target pasar, perusahaan dapat mengembangkan posisi produk dan strategi bauran pemasaran untuk setiap target pasar. Target pasar sangat berguna, terutama:

  • Sederhanakan adaptasi bauran produk dan strategi pemasaran ke pasar referensi.
  • Pengembangan posisi produk dan strategi bauran pemasaran (bauran pemasaran).
  • Dengan mengidentifikasi bagian pasar mana yang benar-benar dapat diwakili, perusahaan mungkin berada dalam posisi yang lebih baik.
  • Kami sedang menunggu kompetisi.
  • Gunakan sumber daya perusahaan secara efisien dan efektif.
  • Akses ke peluang pasar yang lebih luas.

Faktor-faktor yang harus diperhitungkan saat menentukan target pasar (penargetan)

Pengertian Targeting

Saat menentukan target pasar, 5 faktor harus dipertimbangkan sebelum memutuskan segmen mana yang harus dimasukkan perusahaan. Faktor-faktor ini adalah:

1. Ukuran segmen

Perkiraan ukuran segmen yang akan diperlakukan adalah faktor penting dalam menentukan apakah segmen tersebut menjanjikan cakupan. Perusahaan besar memilih segmen dengan volume penjualan besar dan cenderung menghindari atau menolak segmen kecil. Sebaliknya, usaha kecil menghindari segmen besar karena mereka membutuhkan lebih banyak sumber daya.

2. Pertumbuhan segmen

Faktor pertumbuhan segmen juga merupakan faktor yang harus diperhitungkan ketika menentukan target pasar. Meskipun ukuran segmen saat ini relatif kecil, ini tidak mengesampingkan kemungkinan pengembangan di masa depan jika ada tanda-tanda perkembangan positif. Karena segmen kecil adalah segmen pasar yang potensial. Seperti di masa lalu, misalnya, 60 tahun ke atas belum menjadi fokus perusahaan. Namun, banyak layanan dan produk tersedia untuk segmen ini (dari 50 tahun).

3. Analisis situasi

Faktor selanjutnya yang perlu dipertimbangkan adalah analisis situasi. Perusahaan harus terlebih dahulu melakukan analisis situasi yang cermat. Analisis situasi mencakup manajemen konsumen, pemasok, dan dealer. Sebagai aturan, perusahaan melakukan analisis situasi dengan analisis SWOT.

4. Sumber daya kelembagaan

Faktor keempat yang perlu dipertimbangkan ketika mendefinisikan target pasar adalah sumber daya perusahaan. Perusahaan memperoleh sumber daya dari perusahaan itu sendiri atau bekerja sama dengan pihak ketiga. Hasil dari sumber daya yang diperoleh melalui bekerja dengan pihak eksternal, khususnya manfaat dan risiko bisnis, dibagikan. Bentuk kerja sama dengan pihak luar dapat dicapai melalui inisiatif atau produksi bersama.

Baca Juga :