MIATI Kirim 14 Siswa Terbaik


MIATI Kirim 14 Siswa Terbaik

MIATI Kirim 14 Siswa Terbaik

MIATI Kirim 14 Siswa Terbaik
MIATI Kirim 14 Siswa Terbaik

adrasah Ibtidaiyah Attaubah (MIATI) Kota Bekasi bakal mengirim 14 siswa

terbaiknya untuk mengikuti ajang Pencak Silat tingkat Kota Bekasi pada 23 Oktober mendatang. Perwakilan yang dikirim merupakan siswa kelas 4,5, dan 6.

Kepala MIATI Kota Bekasi Encup Supyan mengatakan, ajang pencak silat yang dihelat oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) rutin diikuti sekolahnya tiap tahun. Pada 2019 merupakan keikutsertaan sekolahnya ke-5. Ajang ini sebagai uji kemampuan para siswa ekstrakurikuler pencak silat.

”Kita sering mengikuti beberapa perlombaan Pencak Silat baik tingkat kota,

provinsi, maupun tingkat nasional. Dengan kemampuan yang anak-anak miliki sayang jika tidak kami ikut sertakan dalam berbagai event perlombaan,” kata Encup kepada Radar Bekasi, Rabu (9/10).

Hingga saat ini persiapan yang dilakukan oleh anak didiknya telah menginjak 75 persen.

Latihan telah dilakukan sejak satu bulan lalu tiap Sabtu dan Minggu oleh 14 siswa yang mengikuti ajang tersebut.

Proses latihan sengaja dilakukan sejak jauh-jauh hari agar siswa dapat memaksimalkan kemampuannya dihadapan lawan. Sebab diakuinya banyak pesaing berat yang akan berlaga pada ajang ini.

Selain latihan kemampuan, siswa juga mendapatkan materi penguatan serta mental agar memiliki kepercayaan diri yang baik saat berada di arena pertandingan. Latihan ini berlangsung selama dua jam diluar kegiatan belajar mengajar.

Encup mengaku, waktu latihan yang diberikan oleh siswa cukup terbatas. Kendari demikian, dia optimis anak didiknya dapat meraih hasil maksimal pada ajang tersebut.

”Sebenarnya memang waktu latihan yang diberikan cukup singkat, tapi dengan keyakinan siswa

serta dibantu dengan doa para orang tua, saya, siswa, serta pelatih yakin bahwa mereka akan menunjukan hasil yang maksimal nantinya,” katanya.

Pada ajang itu, pihaknya akan membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing dengan sekolah dasar lainnya. ”Kita akan membuktikan bahwa madrasah juga memiliki kemampuan serta skill yang sama dengan sekolah dasar lainnya dengan kategori bela diri yang sama yaitu Pencak Silat,” pungkasnya.

 

Baca Juga :