KERA MENJADI RAJA HUTAN

Adapun tokoh-tokoh-tokoh yang terdapat di dalam cerita ini adalah:

1. Kera
2. Singa
3. Tupai
4. Macan tutul
5. Gajah
6. Badak
7. Srigala

suatu masa di tengah hutan rimba belantara, ada suara singa yang menjadi raja hutan. Singa tersebut sedang mengeram kesakitan lantaran tertembak oleh salah seorang pemburu hutan. Mendengar kejadian tersebut, seluruh penghuni di hutam rimba merasa gelisah lantaran mereka tidak lagi memiliki raja. Raja satu-satunya yang mereka miliki sudah ditembak pemburu.

Para penghuni hutan rimba akhirnya berkumpul bersama untuk pemilihan raja hutan. Mereka pun melakukan diskusi untuk mencari raja hutan baru. Yang mula-mula dipilih adalah macan tutul. Namun, ia menolak dengan alasan ia melihat manusia saja sudah takut dan berlari.

Binatang lain pun berkata, “apabila macan tutul tidak bersedia, kalau begitu badak karena badak sangat kuat”

Namun di badak juga menolak “aku tidak mau karena aku memiliki penglihatan yang kurang baik sehingga sering menabrak pepohonan”

Kemudian binatang yang lain berkata “yang pantas adalah di gajah karena badannya paling besar”

“Tubuhku memiliki gerakan yang sangat lambat dan tidak bisa berkelahi” jawab si gajah. Ia juga melanjutkan “Mungkin untuk hari ini bisa dicukupkan dulu dan dilanjutkan besok”

Namun, ketika semua hendak bubar, kera pun berteriak “Bagaimana jika manusia saja yang dijadikan sebagai raja, ia kan sudah menembak singa”

Tupai pun menjawab “Tidak mungkin”

“Cobalah kalian memperhatikanku, bukankah aku sangat mirip dengan manusia? Maka aku adalah binatang yang tepat untuk menjadi raja kalian” Ujar si kera.

Sesudah dirundingkan, akhirnya semua yang hadir setuju bahwa yang menggantikan singa sebagai raja hutan adalah kera. Ia pun menjadi raja hutan baru.

Namun, ketika menjadi raja, kera memiliki tingkah yang tidak layak menjadi seorang raja. Ia hanya hidup bermalas-malasan. Akhirnya semua binatang marah kepadanya. Akhirnya para suatu hari srigala mengajak kera ke suatu tempat untuk menyantap makanan. Dan kera pun mengiyakan.

Akhirnya, si kera menyantap berbagai hidangan yang ada di sana. Akhirnya, kera tersebut terkena jebakan dari manusia dan itu membuatnya terperosok ke dalam lubang tanah. Saat ia minta tolong tidak ada yang menolongnya karena ia adalah raja yang bodoh dan tidak bisa melindungi rakyatnya. Akhirnya, ia ditinggalkan di dalam lubang tersebut.

Baca Juga :