Inilah Rahasia Agar Menjadi Keluarga Bahagia

Membangun family bahagia barangkali adalahcita-cita tidak sedikit orang, meskipun pengertian keluarga bahagia untuk setiap orang belum pasti sama. Bagi Anda yang sedang memulai membina keluarga atau hendak membangun family bahagia di masa depan, simak sejumlah rahasia family bahagia inilah ini.

1. Komunikasi
Komunikasi ialah faktor penting untuk setiap hubungan, temasuk hubungan keluarga. Luangkan waktu masing-masing hari guna saling bertukar kisah dengan anggota family Anda, sangat tidak 30 menit sehari. Saat santap malam ialah saat yang sangat pas untuk mengerjakan hal ini, usahakan makan bareng di satu tempat supaya masing-masing anggota keluarga mengisahkan aktivitasnya seharian. Komunikasi pun adalahkunci utama dalam membuat hubungan yang powerful antara orang tua dengan anak dan bakal memengaruhi pengasuhan dan edukasi anak.

Anak yang terbiasa berkomunikasi dengan orangtuanya pun akan lebih tersingkap untuk merundingkan masalah mereka dan percaya diri ketika harus mengucapkan pendapat. Jangan lupa, pada ketika seperti ini gadget laksana ponsel dan tablet usahakan dimatikan supaya tidak mengganggu interaksi family Anda. Pada ketika sulit, komunikasi jugalah yang akan menolong Anda dan family menghadapinya bersama.

2. Rutinitas bersama
Melakukan kegiatan yang mengasyikkan bersama-sama secara rutin bakal memperkuat ikatan antara anggota keluarga. Anda bisa melakukan sekian banyak kegiatan bersama, contohnya bersepeda bareng setiap Minggu pagi, santap malam di restoran kesayangan sebulan sekali, atau liburan bersama. Selain dapat menghabiskan masa-masa dengan anak-anak secara maksimal, liburan bareng keluarga pun dapat menambah kualitas komunikasi dan hubungan emosional orangtua dengan anak.

3. Seimbangkan kehidupan family dan pekerjaan
Hal ini tidak gampang dilakukan, namun penting untuk keluarga bahagia Anda. Saat menguras waktu bareng keluarga, lupakan kegiatan Anda sejenak. kita tidak butuh mengusung telepon atau menjawab email saat menyediakan waktu bareng keluarga. Hal ini akan menciptakan anak dan pasangan kita merasa diprioritaskan, sampai-sampai mereka bakal merasa nyaman dan percaya diri. Sebaliknya, bila Anda tidak jarang kali sibuk dengan pekerjaan, mereka bakal merasa bahwa mereka tidak seberharga kegiatan Anda.

4. Ambil keputusan bersama
Keputusan dalam keluarga telah semestinya merupakan format keputusan yang disepakati oleh semua anggota keluarga. Bahkan kita perlu membudayakan untuk melibatkan anak dalam diskusi keluarga, lagipula untuk menyimpulkan sesuatu yang sehubungan dengan anak. Anak yang tumbuh dewasa dalam lingkungan tersingkap dan terbiasa menerbitkan pendapat bakal tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri. Di samping itu, anak yang menolong menilai ketentuan keluarga seringkali cenderung mengekor peraturan itu dengan lebih baik, sehinga mengajar sikap disiplin mereka.

Anda dapat mengawali dengan keputusan sederhana, laksana menilai destinasi liburan keluarga, restoran yang bakal dikunjungi, jadwal mencuci kamar, dan lain-lain. Mengambil keputusan bareng juga menolong menciptakan sense of belonging yang akan menciptakan setiap anggota family merasa menjadi unsur dari keluarga.

5. Jaga hubungan kita dengan pasangan Anda
Anak mempelajari tidak sedikit hal dari orangtuanya. Apapun yang ia lihat bakal direkam oleh memorinya dan menjadi unsur dari pembelajarannya. Jadi, bila Anda hendak mengajarkan sikap sarat kasih sayang pada anak Anda, tak ada teknik yang lebih baik di samping menunjukkan urusan itu dalam interaksi kita dengan pasangan Anda. Pembelajaran di lokasi tinggal menjadi paling krusial sebab akan menjadi pondasi untuk anak saat bersosialisasi di lingkungannya.

Salah satu teknik untuk menghindari memberikan misal buruk ialah mengusahakan guna tidak cekcok di depan anak Anda. Saat kita dan pasangan bertolak belakang pendapat, selesaikanlah dengan tenang. Bicarakanlah baik-baik dan tidak saling membentak, lagipula di hadapan anak. Kalau secara tidak sengaja anak Anda menyaksikan pertengkaran kita dan pasangan Anda, sampaikan pada anak kita bahwa perbedaan pendapat tersebut wajar dan pertengkaran kita dan pasangan kita tak akan dilangsungkan dalam jangka panjang.

Sumber : http://www.printfamily.ir/fa/home/goToUrl/url/www.pelajaran.co.id