Jangan lupakan ibadahmu, jangan lupakan Allah. “Jangan lupakan ibadahmu.”

Berhati-hatilah dengan barang bawaan, berhati-hatilah dengan godaan dan rayuan, hati-hati dengan pergaulan dan persahabatan, dan sebagainya. Inti dari semua pesan adalah saran, peringatan, permintaan, atau perintah untuk berhati-hati.

Tapi, seperti kata pepatah, “Keberuntungan tidak bisa diraih, malang tidak bisa disangkal.”

Apapun pesan seseorang kepada Anda, terkadang itu bisa menjadi pesan terakhir. Meskipun orang yang Anda kasihi memberi tahu Anda untuk berhati-hati, bencana, kecelakaan, atau bencana masih terjadi.

Kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Kecelakaan dapat menimpa perjalanan Anda, apakah Anda mengendarai kendaraan darat, kendaraan udara, atau laut, meskipun Anda telah berhati-hati sebelumnya.

Jadi, apa yang perlu dipesan dan disiapkan saat bepergian tidak cukup menjadi saran yang berhati-hati. Lebih dari itu, kita membutuhkan teman, pelindung, dan penolong yang akan selalu bersama kita.

Diambil dari sumber : waheedbaly.com

Bepergian Doa

Dengan demikian, apa yang kita inginkan dapat lancar dan aman tanpa hambatan atau hambatan. Dan, semua itu tidak bisa diraih, kecuali dengan doa.

Dengan doa, manusia diberi kesempatan oleh Tuhan. Bahkan untuk sedikit tikungan takdirnya. Ingat bahwa ketentuan Allah (takdir), ada yang muallaq ada begitu mubram.

Takdir muallaq berarti ketentuan Allah yang masih dapat dicari untuk diubah karena berkaitan dengan peristiwa sehari-hari.

Seperti Umar bin Khathab Ra. Dia pernah membatalkan kunjungannya ke suatu daerah karena dia mendengar ada epidemi di daerah itu.

Ketika ditanya mengapa takdir Umar, dia menjawab:

“Aku menghindar dari takdi satu ke takdir yang lain.”

Jadi, nasib muallaq adalah nasib yang bisa dihentikan dengan usaha kita sendiri. Dan, di antara upaya-upaya ini adalah dengan doa.

Anggaplah nasib mubram adalah penyediaan kematian dan kelahiran.

Doa Nabi.

Diceritakan dari Abdullah bin Sirjia Ra. berkata, “Ketika Nabi Muhammad bepergian, dia membaca doa.”

Membaca Doa Bepergian

Doa Baca Berpergian Arab
اللهم أنت الصاحب فى السفر والخليفة فى الأهل اللهم أنى أعوذ بك من وعثاء السفر وكآبة المنظر وسوء المنال الله

Bacaan Doa Bepergian Bahasa Latin
“Allahumma antash shoohibu fis safar, ahli fil kholiifatu paus, Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-adalah safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali paus maale pakar.”

Makna Doa Bepergian
“Ya Tuhan, kamu teman perjalanan dan pengganti keluarga.” Ya Allah, aku berlindung padamu dari kesulitan perjalanan, kesedihan tempat kembali, doa orang yang dianiaya, dan dari pandangan sedih tentang keluarga dan harta benda .

Apa yang Anda ajarkan oleh Nabi Muhammad.

زودك الله التقوى, وغفر ذنبك, ويسر لك الخير حيث ما كنت

artinya:

“Semoga Allah memberi Anda kesalehan, mengampuni dosa-dosa Anda dan memfasilitasi Anda untuk dimanapun Anda berada.”

Kemudian, ketika bersiap untuk pergi atau bepergian, itu harus dibaca sebagai salam kepada mereka yang tertinggal, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad.

Rasulullah bersabda:

“Jika seseorang ingin menikah, ia harus menyapa saudara-saudaranya, karena doa-doa mereka akan menambah kebaikannya bersama dengan doanya.” (HR. Thabrani).

Baca Juga :