Guru Honorer Sukabumi Ancam Mogok Massal Kritisi Batasan Usia Tes CPNS

Guru Honorer Sukabumi Ancam Mogok Massal Kritisi Batasan Usia Tes CPNS

Guru Honorer Sukabumi Ancam Mogok Massal Kritisi Batasan Usia Tes CPNS

Sejumlah guru honorer di Kota Sukabumi meminta tes Calon Pegawai Negeri Sipil

(CPNS) ditunda. Hal itu berkaitan dengan batasan usia yang ditetapkan oleh Kemenpan RB maksimal 35 tahun.

Kami minta ditunda bila perlu ditolak. Keputusan Kemenpan RB sangat diskriminatif dan tidak manusiasi. Mau dikemanakan kami,” ujar Ketua Umum Forum Honorer Indonesia Dadan Surahman, Senin (17/9).

Tidak hanya kategori II, kategori umum pun guru honorer menolak

. Sebab menurutnya, hal tersebut dapat menambah sakit hati honorer di Sukabumi dan Indonesia.

“Kita menolak tes umum dan kategori II sebelum urusan honorer usia 35 ke atas dapat diselesaikan,” ucapnya.

Apalagi, jumlah honorer secara nasional di atas dua juta jiwa. Di mana 400ribu diantaranya ialah kategori II. “Jumlah honorer secara pasti tidak ada yang tahu. Bahkan pemerintah sendiri pun tak tahu, tapi berdasarkan penelitian ada di atas 2juta di Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai aksi penolakan terhadap batasan usia, seluruh guru honorer

di Sukabumi akan mogok massal. Aksi tersebut akan dimulai pada Selasa (18/9).

“Kami akan mogok sampai tuntutan kami dikabulkan. Selain itu, kami juga akan membuat spanduk terkait tujuan mogok tersebut sebagai bentuk perjuangan guru honorer untuk mendapatkan pengakuan dari pemerintah. Termasuk kesejahteraanya. Saya sendiri menjadi honorer sejak 2004 dengan penghasilan per bulan sebesar Rp500ribu,” pungkasnya

 

Baca Juga :