Pertama di Indonesia, Tes SBMPTN Berbasis Android

Pertama di Indonesia, Tes SBMPTN Berbasis Android

Pertama di Indonesia, Tes SBMPTN Berbasis Android

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi. Ribuan calon mahasiswa menyerbu ruangan tes atau ruang panitia penyelenggara. Namun berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor melalukan tes SBMPTN berbasis Android.

Dari jumlah total 56.069 peserta, hanya 1.000 peserta yang mengikuti ujian berbasis Android. Unpad Jatinangor ditunjuk sebagai penyelenggara.

“Memang sejak awal, kami hanya menyediakan kuota untuk 1.000 peserta.

Saat pendaftaran, para peserta ini yang langsung memilih sendiri jenis ujiannya,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Arry Bainus saat jumpa pers SBMPTN di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (8/5).

Jumlah tersebut, kata dia sudah disesuaikan dengan besaran kuota yang disediakan panitia lokal (Panlok) 34. Peserta ujian berbasis Android ini telah diimbau panitia untuk mengunduh aplikasi khusus sebelum mengikuti ujian. Nantinya, para peserta ini bakal mengerjakan soal ujian melalui handphone atau smartphone-nya masing-masing.

“Peserta menggunakan gadget-nya masing-masing, sejak awal sudah kami minta install

aplikasi khusus. Supaya saat ujian sudah siap. Lokasi ujian para peserta ini dilaksanakan di Jatinangor,” jelasnya.

Ujian SBMPTN berbasis Android ini masih dalam pengembangan, sehingga akan terus dipantau. Tapi, dipastikan aplikasi tersebut sudah bisa dipakai dan diharapkan berjalan dengan lancar.

Untuk diketahui, sebanyak 56.069 peserta mengikuti ujian SBMPTN di wilayah Panlok 34 Bandung. Jumlah ini terdiri atas Sub Panlok Bandung 51.964 peserta dan Sub Panlok Tasikmalaya 4.105 peserta.

 

Sumber :

https://yaplog.jp/ojelhtcmandiri/archive/4