Anak Kuli Serabutan Dapat Nilai Tertinggi UNBK 2018

Anak Kuli Serabutan Dapat Nilai Tertinggi UNBK 2018

Anak Kuli Serabutan Dapat Nilai Tertinggi UNBK 2018

Siswa berprestasi asal Padjadjaran Bandung, Tania Putri Yuliani menyandang siswa berprestasi dengan nilai tertinggi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya. Perempuan berusia 18 tahun itu merupakan siswa SMK 3 Pasundan, Bandung.

Anak pertama dari tiga bersaudara itu kerap mendapat prestasi tertinggi sejak tingkat sekolah dasar. Setidaknya tiga besar selalu diraihnya selama 12 tahun mengenyam pendidikan di bangku sekolah.

Putri dari seorang Ayah pekerja kuli serabutan dan Ibu yang sekedar mengurus rumah dan jual aneka keripik itu mendapat prestasi tertingginya. Yakni mencapai nilai 33,5 alias predikat tertinggi se SMK 3 Pasundan, Bandung.
Anak Kuli Serabutan Dapat Nilai Tertinggi UNBK 2018
Tania Putri Yuliani bersama keluarga saat SBMPTN di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat (Siti Fatonah/ JawaPos.com)

Baginya, belajar adalah hal terpenting bagi setiap manusia, maka dirinya tidak

akan pernah lupa untuk selalu belajar. Namun ada kebiasaan yang terbukti menjadi cara dirinya meraih prestasi-prestasi itu. Diantaranya belajar sesudah shalat subuh.

“Sebenarnya enggak ada cara belaar yang beda, cuma saja aku paling sering dan konsentrasi belajar setelah subuh. Karena otak lebih fokus dan cepat masuk (paham) karena sepi. Tapi malam juga belajar sih,” kata Tania usai mengikuti SBMPTN di Unviersitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Sumedang, Selasa (8/5).

Selain itu, kata dia belajar tidak harus menghafal keseluruhan pelajaran

yang diberikan para guru-guru di sekolah. Cukup dengan mengerti inti dari yang disampaikan. Tambahannya harus memperhatikan ketika para pahlawan tanpa tanda jasa menjelaskan di depan.

Perihal menadapat nilai tertinggi UNBK, dirinya tidak menyangka dan benar-benar terkejut. Sebelumnya ketika pengumuman hasil UNBK pada 3 Mei 2018 lalu, tidak ada pemberitahuan nilai tertinggi. Bahkan dirinya biasa saja, dan bersyukur bisa lulus SMA, sehingga bisa melanjyt ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun ketika acara perpisahan atau wisadanya para siswa tingkat akhir di SMA, dirinya mendapat kejutan dari pihak sekolah. Saat acara perpisahan pihak sekolah memanggil dirinya untuk berdiri di atas panggung. Pada akhirnya salah satu guru menyampaikan bahwa Tania Putri Yuliani putri dari Ibu Aat Rosmawati dan Bapak Yani Abdulsaleh mendapat apresiasi tertinggi. Sebuah kejutan yang tak pernah terpikirkan olehnya.

“Dapet kabar saat graduation dan juga dikasih piagam penghargaan dari SMK 3 Pasundan

, Bandung,” ungkapnya.

Setelah mendapat prestasi, Tania ternyata sudah didaftarkan pihak sekolah untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Dengan senang, Tania pun antusias mengikuti seleksi tersebut di Unpad Jatinangor.

Sebab, impiannya ingin menjadi salah satu mahasiswa Administrasi Bisnis atau Managemen Perkantoran di Kampus Unpad atau Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Bukan tanpa alasan, dirinya mengungkapkan bercita-cita menjadi seorang pengusaha sukses.

 

Baca Juga :