Polda Jabar Ungkap Penipuan Jemaah Haji dan Umrah

Polda Jabar Ungkap Penipuan Jemaah Haji dan Umrah

Polda Jabar Ungkap Penipuan Jemaah Haji dan Umrah

BANDUNG-Polda Jawa Barat berhasil mengungkap penipuan ibadah haji dan umrah. Dalam kasus ini, Polda Jabar menetapkan dua orang tersangka dari perusahaan penyelenggara ibadah haji plus dan umrah, PT Solusi Balad Lumampah (SBL) yakni Aom Juang Wibowo sebagai direksi dan Ery Ramdani sebagai staf.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan modus PT SBL menyelenggarakan pemberangkatan umrah dan haji plus menggunakan sistem money game (ponzi) dengan harga murah tidak wajar.

Seperti diketahui, biaya umroh sesuai estimasi dari Kementerian Agama adalah Rp 21 juta per jamaah

sedangkan PT SBL menawarkan harga Rp 18 juta.

Agung menjelaskan, PT SBL mempunyai tiga divisi, yaitu Divisi Konvensional, Divisi Sahabat, dan Divisi Provider. Pada Divisi Konvensional PT SBL telah menerima pendaftaran calon jemaah umrah sebanyak 30.237 orang dan calon jemaah haji plus sebanyak 117 orang.

Total calon jemaah haji yang sudah mendaftar sebanyak 30.237 orang, PT SBL berhasil mengumpulkan dana kurang lebih sebesar Rp 900 miliar. Dari total calon jemaah umrah yang sudah mendaftar baru sekitar 17.383 orang diberangkatkan. Sisanya sebanyak 12.845 belum diberangkatkan.

“Dari total jemaah yang belum diberangkatkan, PT SBL telah menerima uang sebanyak kurang lebih Rp 300 miliar. Uang tersebut telah dipergunakan oleh para tersangka untuk kepentingan pribadi,”jelas Agung

PT SBL juga menerima pemberangkatan Haji Plus sebanyak 117 orang. Namun, PT SBL tidak

memiliki ijin penyelenggara haji plus. Masing-masing calon jamaah haji plus mengeluarkan biaya sebesar Rp 110 juta. Sehingga, total dana yang terkumpul dari calon jemaah haji sebesar Rp 12,87 miliar.

“Petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus juga menyita sejumlah barang bukti seperti dokumen, beberapa unit mobil mewah, laptop, telepon genggam, dan uang tunai sebesar Rp 1,6 miliar,”tutur Agung

Kedua tersangka dijerat Pasal ‎63 ayat (1) jo. Pasal 64 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008

Tentang Penyelenggaraan Haji, Pasal 378 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Pidana dan Pasal 2 ayat (1) huruf r dan z jo. Pasal 3 jo. Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Setelah berkoordinasi dengan Kementerian Agama, ternyata PT SBL ini hanya mengantongi izin umrah, bukan untuk memberangkatkan haji,”pungkasnya (MAT)

 

Sumber :

https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/10979-anatomi-kulit-dan-gambar-serta-fungsinya